Katarak

Katarak – Mata merupakan organ indera penglihatan yang sangat penting bagi manusia, hampir 83% informasi yang diterima manusia berasal dari sistem indra visual ini. Mata yang indah ini lahir bersama kita, tumbuh bersama, menua dan mati bersama, kadang malah mati duluan (buta). Seperti bagian tubuh lain, semua bagian mata bisa mengalami penuaan dan berujung pada sebuah penyakit. Penyakit pada mata yang berasal dari penuaan sangat banyak, katarak adalah contoh yang paling nyata dan dialami banyak orang.

Katarak

Katarak

Katarak Mata

Penyakit Katarak adalah perubahan lensa mata yang tadinya jernih dan tembuh cahaya menjadi keruh sehingga menyebabkan terganggunya penglihatan. Secara umum gejala gangguan katarak mata dapat diketahui berupa penglihatan menjadi tidak jelas seperti terdapat kabut menghalangi objek, mata peka terhadap sinar  atau cahaya, penglihatan pada satu mata menjadi ganda, memerlukan pencahayaan yang terang untuk dapat membaca dan lensa mata berubah menjadi buram seperti kaca susu.

Penting untuk diketahui bahwa gangguan penglihatan yang dirasakan oleh penderita katarak tidak terjadi secara instan, melainkan terjadi perlahan-lahan, sehingga penglihatan penderita terganggu secara tetap atau penderita mengalami kebutaan. Jika kita merasa ada yang salah dengan penglihatan, apalagi jika penglihatan mulai terganggu segeralah periksakan diri. Katarak tidak menular dari satu mata ke mata yang lain, namun dapat terjadi pada kedua mata secara bersamaan.

Setiap dari kita pasti ada yang mengalami katarak. Hanya saja ketebalan kataraknya masing-masing orang tidak sama. Pada kasus orang yang memiliki penyakit diabetes biasanya katarak akan lebih cepat timbul dari pada orang normal. Selain itu, orang-orang yang bekerja yang sering terkena paparan sinar matahari juga kemunculan katarak akan lebih cepat. Sebagian besar katarak terjadi akibat dari proses degeneratif atau penuaan, oleh karena itu katarak kebanyakan dialami oleh orang berusia 60 tahun.

Pada umumnya gangguan katarak dialami oleh kaum lansia. Namun pada kasus-kasus tertentu, katarak dapat pula terjadi pada bayi atau pada tahun-tahun pertama hidup seorang anak yang disebabkan oleh infeksi virus yang dialami oleh ibu pada sat usia kehamilan masih dini. Untuk mereka yang mengidap diabetes dari segala usia katarak dapat mengganggu penglihatan relatif lebih cepat.

Penyebab Katarak

Berbagai faktor yang dideteksi sebagai penyebab katarak di antaranya faktor keturunan, cacat bawaan lahir, masalah kesehatan seperti diabetes, penggunaan obat tertentu (khususnya steroid), eksposur matahari yang cukup lama, operasi mata sebelumnya dan trauma pada mata (misalnya terjadi karena kecelakaan).

Katarak merupakan penyakit yang menjadi salah satu penyebab. Menurut data yang dilansir oleh WHO, sekitar 20 juta penduduk di dunia mengalami kebutaan yang diakibatkan oleh katarak. Penduduk di negara Asia rentan terserang katarak karena tingginya paparan sinar UV. Di Indonesia sendiri sekitar 3,7 juta penduduknya mengalami kebutaan (1,5%) dan 70% di antaranya disebabkan oleh katarak. Angka tersebut akan terus bertambah seriring dengan meningkatknya haraan hidup di Indonesia.

Sayangnya hingga saat ini belum ada obat-obatan, makanan atau kegiatan olahraga yang dapat menghindari diri dari gangguan katarak. Salah satu upaya yang efektif untuk memperlmbat terjadinya gangguan kataraka adalah dengan melindungi mata dari sinar matahari yang berlebihan. Pasalnya sinar UV dari sinar matahari yang mengenai mata berkepanjangan mampu memicu terjadinya karatak. Penderita katarak yang telah mengalami kebutaan akibat katarak masih memiliki kesempatan untuk sembuh total melalui operasi karena pada dasarnya yang terserang hanya lensa mata, sementara bagian mata lain masih berfungsi dengan baik. Akan tetapi, kegelisahan dan ketakutan masih membayangi benak sebagian besar masyarakat. Selain membayangkan operasi yang identik dengan rasa sakit dan berdarah-darah. Bahkan tidak sedikit kabar yang beredar operasi katarak malah akan membuat mata menjadi buta. Padahal semua tindakan medis memang memiliki resiko.

Diagnosis Katarak Mata

Penegakkan diagnosis penyakit katarak mata senilis biasanya akan ditegakkan berdasarkan dengan anamnesis dan juga lewat pemeriksaan fisik. Pemeriksaan laboratorium pada peroperasi biasanya dilakukan untuk membantu mendeteksi adanya suatu penyakit yang menyertainya misalnya adalah akibat penyakit diabetes melitus, penyakit hipertensi dan juga cardiac anomalies. Penyakit seperti jenis diabetes bisa mengakibatkan pendarah yang terjadi dengan perioperatif sehingga sangat dibutuhkan dalam deteksi dini agar bisa dikontrol sebelum melakukan operasi.

Selain itu, pada pasien penyakitn katarak mata sebaiknya melakukan pemeriksaan visus untuk bisa mengetahui mengenai kemampuan dalam melihat pasien. Dan visus pasien dengan katarak subkapsuler posterior yang bisa membaik dengan melakukan dilatasi pupil. Dengan melakukan pemeriksaan slit lamp maka biasanya akan dijumpai juga keadaan palpebra, konjungtiva, dan juga pemeriksaan kornea di dalam keadaan yang normal. Iris, pupil, serta COA yang terlihat dalam keadaan normal. Serta pada lensa pasien penyakit katarak, maka akan bisa dilihat lensa keruh. Kemudian lakukan suatu pemeriksaan shadow test untuk bisa menentuksn suatu stadium pada penyakit katarak senilis. Ada juga pemeriksaan lain yang bisa dilakukan misalnya adalah seperti pemeriksaan biomikroskopi, stereoscopic fuundus examination, dan pemeriksaan pada lapang pandang serta pengukuran TIO.

Operasi katarak mata yang dilakukan adalah dengan pengangkatan pada sebagian besar lensa dan juga pergantian dari lensa dengan menggunakan implan plastik. Dan saat ini pembedahan akan semakin banyak dilakukan dengan cara menggunakan anestesi lokal dibandingkan dengan menggunakan anestesi umum.

Katarak

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , | Comments Off

Mata Katarak

Mata Katarak – Mata merupakan salah satu organ tubuh manusia yang sangat penting dalam kehidupan, dengan mata kita bisa melihat isi dunia ini. Mata senantiasa harus dijaga kebersihan dan kesehatan agar terhindar dari segala bentuk penyakit yang berhubungan dengan mata. Mata juga memerlukan waktu istirahat dan mata perlu direfleksikan agar mata tidak tegang dan kaku.

Mata Katarak

Mata Katarak

Penyakit Katarak

Berapa banyak penyakit mata yang disebabkan oleh kerusakan mata, salah satu penyakit mata adalah katarak. Katarak mata merupakan suatu jenis penyakit mata yang disebabkan oleh lensa mata yang berselaput dan rabun. Pada penderita mata katarak, lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusnya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai menyebabkan mata buram total dan menghalangi jalan masuknya cahaya. Penyakit katarak yang berkaitan dengan usia penderita dapat menyebabkan penguatan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi ( tidak dapat melihat benda dengan jarak jauh/lensa cekung ), menguning secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru.

Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika tidak diobati. Kondisi ini biasanya mempengaruhi kedua mata, tapi hampir selalu satu mata yang dipengaruhi lebih awal dari yang lain. Katarak membentuk lapisan luar akan mencair dan membentuk cairan putih susu yang menutupi bola hitam pada mata hal ini disebabkan akibat peradangan berat jika pecah kapsul lensa dan terjadi kebocoran.

Khususnya di Jakarta setiap tahunnya bertambah sekitar 240.000 per jiwa untuk penderita katarak. Penyakit mata katarak lebih banyak dan sering mendera pada pria yang berusia 50 tahun keatas dan terjadi ketika lensa-lensa mata berukuran aspirin yang normalnya jernih akan mulai menjadi berkabut dan mengganggu bahkan memperburuk penglihatan.

Diperkirakan lebih dari 1,2 juta penduduk Amerika Serikat didiagnosis setiap tahun menderita katarak, ketika jumlah orang tua di Amerika bertambah banyak, maka penderita katarak pun meningkat. Namun masih banyak para orang tua di Amerika yang divonis menderita katarak masih bisa melakukan aktivitas seperti mengendarai mobil, membaca tanpa alat bantu kacamata dsb.

Penyebab Katarak Mata

Beberapa faktor resiko yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit katarak adalah :

  1. Pekerjaan
    Pekerjaan merupakan salah satu hal yang bisa menyebabkan terjadinya masalah penyakit katarak. Hal ini disebabkankarena ada hubunganna dengan paparan sinar matahari. Dan salah satu penelitian yang dilakukan dengan individual, dan juga menunjukkan nelayan biasanya mempunyai paparan sinar ultraviolet dengan jumlah yang sangat tinggi sehingga bisa meningkatkan resiko dari terjadinya penyakit katarak kortikal dan juga jenis penyakit katarak posterior subkapsular.
  2. Lingkungan
    penyebab katarak mata lainnya adalah bisa diakibatkan karena faktor lingkungan. Katarak yang khususnya lebih banyak ditemukan pada negara berkembang dengan lokasi khatulistiwa. Hampir semua dari stupi epidemiologi yang dilakukan melaporkan tingginya kasus dari penyakit katarak mata pada daerah yang terkena sinar ultraviolet. Dan penduduk yang tinggal pada daerah yang terjadi berlainan biasanya tidak hanya brbeda dalam hal paparan sinar ultraviolet saja, namun juga dari sinar matahari akibat faktor yang lainnya.
  3. Pendidikan
    berdasarkan beberapa pengamatan yang dilakukan dan juga survei yang dilakukan oleh masyarakt didapatkan mengenai kejadian dari kasus katarak mata biasanya lebih tinggi pada mereka yang mempunyai pendidikan lebih rendah. Walaupun memang tidak ditemukan suatu hubungan secara langsung dari tingkat pendidikan dan juga kejadian dari penyakit katarak, namun tingkat dari pendidikan akan bisa mempengaruhi suatu statsus sosial ekonomi dan salah satunya adalah pekerjaan serta status gizi.
  4. Nutrisi
    Walaupun defisiensi dari nutrisi yang bisa mengakibatkan terjaidnya penyakit katarak pada hewan, namun etioligi ini lebih sulit dipastikan pada manusia. Dan pada beberapa penelitian yang dilakukan maka akan didapatkan bahwa multivitamin, jenis vitamin A, vitamin C dan juga vitamin E, serta niasin, tiamin, riboflavin, beta karoten, dan juga suatu peningkatan pada protein yang bisa mempunyai suatu efek protektif pada perkembangan penyakit katarak. Lutein dan juga zeaxantin adalah salah satu jenis karetenoid yang banyak dijumpai di dalam lensa manusia dan juga penelitian yang terakhir dilakukan menunjukkan bahwa danya suatu penurunan pada resiko katarak dengan cara peningkatan pada frekuensi mengenai asupan makanan yang tinggi akan lutein jenis sayur bayam dan juga brokoli. Dengan cara memakan bayam yang sudah terlebih dahulu dimasak dan dilakukan lebih dari 2 kali dalam seminggu maka akan menurunkan suatu resiko dari penyakit katarak mata.
  5. Perokok
    Merokok dan juga mengunyah tembakau merupakan  salah satu hal yang bisa menyebabkan terjadinya induksi stress oksidatif dan juga  biasanya dihubungkan dengan cara penurunan pada kadar antioksidan, askorbat dan juga karetenoid. Merokok merupakan salah satu penyebab dari terjadinya penumpukkan pada molekul berpigmen -3 hydroxykhynurine dan juga chromphores yang bisa mengakibatkan terjadinya suatu penguningan pada warna lensa. Sianat yang terkandung di dalam rokok juga bisa mengakibatkan dari terjadinya masalah karbimilasi dan juga denaturasi protein.
  6. Penyakit diabetes
    Penyakit diabetes merupakan salah satu jenis penyakit yang bisa mempengaruhi dari tingkat kejernihan lensa, indeks refraksi, dan juga suatu amplitudi akomodatif. Dengan meningkatnya kadar gula darah, maka hal ini akan meningkatkan juga kadar glikosa yang ada di dalam akuos humor.

Mata Katarak

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Katarak Pada Mata

Gejala Penyakit Katarak Pada MataPenyakit katarak pada mata adalah kebeningan pada lensa pengfokus di dalam mata-lensa kristalin yang hilang yang letaknya tepat pada belakang iris yang berwarna dan hanya bsia dilihat dengan pupil. Nama dari penyakit katarak mata ini memang muncul berabad-abad dalam wkatu yang lalu melalui sebuah ide dari keputihan pupil yang tidak sengaja hanya bisa dilihat dari kasus yang sudah lama terabaikan adalah misalnya seperti air terjun yang mengalir turun juga dari otak. Gejala penyaki katarak pada mata ini biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri. Katarak pada mata ini hanya menunjukkan suatu gejala seperti kualitas dari penglihatan. Kondisi dari gejala penyakit katarak pada mata ini muncul hampir tidak diketahui dan biasanya hampir selalu berjalan dengan sangat lambat.

Gejala Penyakit Katarak Pada Mata

Gejala Penyakit Katarak Pada Mata

Biasanya proses dari keopakan mata akan berjalan dengan stabol, namun kadang-kadang hal ini mengalami percepatan yang singat dan diikuti dengan periode yang panjang dimana tidak terlihat adanya suatu perubahan yang sifatnya nyata. Banyak gejala penyakit katarak pada mata yang membuat pengubahan dari cara berbagai gelombang cahaya melewati suatu lensa, sehingga cahaya merah dan kuning ini bisa melewati dengan mudah daripada  cahaya birunya. Sekali lagi, efek yang dialami secara bertahap ini dan tidak mudah dikenali, namun setelah pembedahan penyakit katarak mata biasanya pasien menyatakan suatu rasa gembira dengan menyebut betapa terangnya warna langit atau betapa terangnya benda-benda yang warnanya biru.

Gejala Katarak

Gejala penyakit katarak pada mata yang biasanya paling penting adalah kejelasan mata yang hilang yang terjadi secara progresif pada bagian tengah di penglihatan. Keadaan ini biasanya membuat sangat mengganggu dan bisa melumpuhkan, yang utama adalah bagian kepoakan atau keputihan lensa mata yang bisa menyebabkan menyebarnya cahaya. Beberapa orang yang kemudian mulai menyadari bahwa terjadi sesuatu yang salah pada matanya ketika mereka harus berhenti mengemudi di dalam hari karena tidak bisa menahan silaunya dari lampu mobil yang mengarah ke arahnya.

Mekanisme dari terjadinya suatu penyakit katarak pada mata karena penuaan memang masih menjadi bahan perdebatan namun telah semakin nyata bahwa oksidasi dari protein lensa adalah salah satu penyebab penting.

Pemeriksaan Katarak

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit katarak mata adalah dengan pemeriksaan ketajaman penglihatan yang lebih dulu dilakukan sebagai salah satu langkah yang paling baik dalam menentukan seberapa baik seorang pasien dalam hal melihat. Hal ini biasanya mencakup dengan pembacaan pada serangkaian huruf serta angka dari salah satu bagian mata. Kemudian pemeriksaan selanutnya adalah dengan pemeriksaan celah lampu agar bisa mencakup pemeriksaan pada mata dibawah mikroskop. Selain itu, maka juga akan diperiksa dibawah berkasa cahaya yang terang dalam membantu menunjukkan suatu ketidaknormalan yang terjadi pada berbagai bagian mata. Dan dokter biasanya juga akan melebarkan mata Anda dengan menggunakan tetesan pelebaran mata untuk bisa mengamatai retina agar lebih baik lagi atau pada bagian belakang mata.

Pengobatan yang dilakukan untuk penyakit katarak mata adalah dengan melakukan teknik pembedahan. Teknik pembedahan ini dilakukan dengan cara mengangkatnya. Dan hal ini termasuk salah satunya adalah dengan cara mengangkat lensa yang berkabut dan juga sudah tua kemudian menggantinya menggunakan dengan implantasi lensa plastik yang baru. Zaman dulu, seorang ahli bedah biasanya akan menggunakan pisau logam dalam membuat suatu sayatan secara manual di dalam mata, kemudian setelah itu mengangkat katarak dan memisahkan lensa yang lama dengan gelombang suara yang mempunyai frekuensi yang tinggi.

Beberapa hal yang menyebabkan penyakit mata katarak adalah :

  1. Usia
    Usia merupakan salah satu penyebab yang paling umum dan paling utama muncul pada penyakiit katarak. Priorein lensa yang Anda miliki biasanya akan menjadi semakin menurun disaat usia Anda semakin bertambah. Selain karena faktor penyebab tadi, akibat faktor lingkungan juga merupakan salah satu hal yang menyebabkan terjadinya penyakit katarak mata.
  2. Trauma
    Trauma biasanya akan mengakibatkan suatu pembengkakan, penebalan dan juga muncul warna putih pada bagian serat lensa. Warna putih yang muncul ini biasanya akan berbentuk dan selanjutnya akan mengakibatkan terjadinya penyakit katarak.
  3. Faktor gentika
    Faktor genetika merupakan salah satu hal yang bisa mengakibatkan terjadinya penyakit katarak. Dan selain itu juga akibat dari terjadinya kelainan kromosom yang bisa sangat mempengaruhi kualitas dari lensa mata yang Anda miliki.
  4. Penyakit kulit
    Beberapa jenis penyakit kulit tertentu biasanya akan sangat mempengaruhi kesehatan pada lensa mata Anda misalnya adalah seperti penyakit dermatitis atopik, ichtyosis, pemfigus, dan juga penyakit eksim.
  5. Infeksi
    jenis infeksi yang terjadi misalnya adalah akibat kusta, dan yang lain akan memicu dari timbulnya penyakit katarak. Oleh sebab itulah jika Anda mengalami hal tersebut maka sebaiknya langsung mengobatinya sebelum kemudian infeksi dari penyakit ini lama kelamaan akan semakin menyebar.
  6. Penyakit diabetes
    Penyakit diabetes biasanya sering dianggap sebagai salah satu penyebab dari penyakit katarak. Hal ini disebabkan karena enzim adidosa reduktase yang ada di dalam tubuh si penderita penyakit diabetes bisa memicu dari timbulnya penyakit katarak mata.

Itulah informasi mengenai penyakit katarak mata, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

Gejala Penyakit Katarak Pada Mata

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Katarak Pada Mata

Penyebab Katarak Pada MataPenyakit katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan gangguan penglihatan. Penyebab katarak pada mata disebabakan oleh lensa mata burak dan tidak elastic. Hal ini terjadi akibat terjadi pengapuran pada lensa mata sehingga daya penglihatan mata berkurang. Proses alami metabolisme, yaitu radikal bebas juga dapat menyebabkan kerusakan lensa mata. Apabila tidak dinetralisir oleh antioksidan, oksidasi yang terlalu lama berpeluang merusak lipid, protein dan komponen lensa mata lainnta. Akibatnya, lensa semakin keruh aatu buram yang semula transparan. Berat tidaknya gangguan penglihatan tergantung kepada lokkasi dan kematangan kataraj. Katarak mata berkembang secara perlaan dan tidak menimbulkan nyeri.

Penyebab Katarak Pada Mata

Penyebab Katarak Pada Mata

Biasanya penyakit  katarak ini muncul secara bertahap dengan gangguan sebagai berkut :

  1. Kesulitan melihat pada malam hari
  2. Melihat lingkaran disekeliling cahaya atau cahaya terasa menyilaukan mata
  3. Penurunan ketajaman penglihatan bahkan pada siang har sekalipun.
  4. Sering berganti kaca mata.
  5. Penglihatan ganda pada salah satu mata.

Penyebab Katarak Mata

Penyebab katarak pada mata orang dewasa baisanya berhubungan dengan proses penuaan. Katarak tersebut dikelompokkan sebagai berikut :

  1. Katarak immature, yaitu lensa masih memiliki bagian yang jernih
  2. Katarak matur, yaitu seluruh lensa sudah keruh
  3. Katarak hipermatur, yaitu ada bagian permukaan lensa yag sudah merembes melalui kapsil lensa dan bisa mnyebabkan peradangan pada struktur mata yang lainnya.

Pada banyak kasus, penyebab katarak pada mata tidak diketahui. Penyakit katarak biasanya menimpa orang lanjut usia, tetapi bisa juga menimpa orang muda dan bisa bersifat menurun. Katarak senilis meripakan proses kemunduran fngsi lensa mata secara bertahap. Gejalanya berupa pandangan kabur secara bertahap dikarenakan kekeruhan lensa mata. Apabila katarak ini masih muda, yaitu kurang dari 35% masih bisa diobati dengan pengobatan tradisional. Namun bila tingkat keparahannya lebih dari 40% sebaiknya pengobatan dilakukan dengan operasi. Kebanyakan lensa mata agak keruh setelah usia mencapai 60 tahun. Sebagian besar penderita mengalami perubahan yang serupa pada kedua matanya, meskipun perubahan pada salah satu mata mungkin lebih buruk dibandingkan mata yang lainnya. Banyak penderita katarak yang hanya mengalami ganguan penglihatan yang ringan dan tidak sadar bahwa mereka telah menderita katarak.

Pembentukan katarak dipercepat oleh faktor lingkungan, seperti merokok atau faktor lingkungan seperti merokok atau bahan beracun lainnya. Faktor-faktor lain yang memicu timbulnya penyakit katarak diantaranya sebagai berikut :

  1. Penyakit peradangan dan metabolic misalnya diabtes melitus
  2. Kekurangan vitamin A, B1, B2 dan C
  3. Mengonsumsi makanan panas atau dingin yang berlebihan.
  4. Kadar kalsium darah yang rendah
  5. Pemakaian obay-obat tertentu (kortikosteroid) dalam jangka panjang.
  6. Faktor lingkungan seperti trauma, penyinaran dan sinar ultraviolet.
  7. Cedera mata

Faktor resiko pada penyakit katarak biasanya akan menjadi sangta bervariasi, semua tergantung dari proses patogenesis, proses umur, proses genetika, makanan dan akibat penyakit diabetes, radiasi pada ultra violet, akibat merokok yang merupakan salah satu hal yang menjadi penyebab dari terjadinya penyakit katarak. Penyakit katarak adalah salah satu jenis penyakit degenratif yang biasanya diakibatkan karena berbagai faktor yang muncul, misalnya adalah akibat faktor intrinsik, atau juga akibat faktor ekstrinsik. Faktor intrinsik biasanya akan sangat berpengaruh pada usia, jenis kelamin, dan juga akibat faktor genetik, sedangkan pada faktor ekstrinsiknya yang sangat mempengaruhi adalah mengenai pendidikan dan juga pekerjaan yang bisa memberikan dampak langsung dengan status sosial ekonomi dan juga pada status kesehatan seseorang dan juga akibat faktor lingkungan di dalam hubungannya dengan paparan sinar ultra violet.

Gejala Katarak Mata

Gejala penyakit katarak mata yang muncul adalah :

  1. Silau
    Biasanya pasien akan mengeluhkan sinar yang silau yang terjadi dengan bervariasi, semua tergantung dari penurunan pada sensitivitas kontras yang terjadi di dalam lingkungan yang terang sampai silayu yang terjadi pada siang hari atau disaat sedang melihat lampu mobil dan dalam kondisi yang sama di malam hari.
  2. Diplopia monokular atau juga polypia
    Kadang, perubahan nuklear yang terjadi biasanya terletak pada bagian lapisan yang ada di dalam nukleus lensa yang bisa mengakibatkan daerah pada pembiasan multipel yang terjadi pada tengah lensa. Daerah ini biasanya akan lebih mudah dilihat dengan cara refleks merah retomoskopi atau jga oflatmoskopi direk.
  3. Halo
    Gejala seperti ini biasanya akan terjadi pada beberapa pasien yang disebabkan karena sinar putih yang terpecah yang menjadi spektrum warna akibat dari meningkatnya jumlah kandungan air yang ada di dalam lensa.
  4. Distorsi
    Katarak mata bisa mengakibatkan terjadinya garis lurus pada penglihatan menjadi bergelombang. Dan biasanya hal ini ditemui pada kasus stadium awal penyakit katarak mata.
  5. Penurunan tajam pada penglihatan
    penyakit katarak mata bisa mengakibatkan terjadinya penurunan pada penglihatan secara progresif yang disertai dengan rasa nyeri dan biasanya pasien katarak akan menceritakan riawayat klinis mereka secara langsung pada tepat sasaran, dan pasien yang lansgung menceritakan riwayat klinis mereka pada dokter mata, aktivitas yang mereka lakukan dan menjadi sangat terganggu. Dalm hal situasi yang lain, biasanya pasien hanya menyadari bahwa adanya suatu gangguan pada penglihatan mereka disaat setelah melakukan pemeriksaan.

Penyebab Katarak Pada Mata

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Katarak Pada Mata

Penyakit Katarak Pada Mata – Lensa berbentuk bikonveks dan tranparan. Lensa ditahan pada posisinya dibelakang iris oleh ligament suspensori yang srabut zonularnya terdiri dari fibril protein yang menempelkan ekuatornya ke korpus siliaris. Penyakit dapat mempengaruhi struktur, dan posisi lensa. Opasifikasi lensa mata atau penyakit katarak pada mata merupakan penyebab tersering kebutaan yang dapat diobati diseluruh dunia. Sebagian katarak timbul pada usia tua sebagai akibat dari pajanan kumulatif terhadap pengaruh lingkungan dan pengaruh lainnya seperti merokok, radiasi UV, dan peningkatan kadar gula darah. Kadang ini disebut sebagai katarak terkait usia. Sejumlah kecil berhubungan dengan penyakit maa atau penyakit sistemik spesifik dan memiliki mekanisme fisiokokimiawi yang jelas. Beberapa diantaranya bersifat congenital dan dapat diturunkan.

Penyakit Katarak Pada Mata

Penyakit Katarak Pada Mata

Penyakit Katarak Mata

Kondisi ocular yang berkaitan dengan penyakit katarak pada mata adalah :

  1. Traujma
  2. Uveitis
  3. Myopia tinggi
  4. Pengobatan topical (terutama tetes mata steroid)
  5. Tumor intraocular

Penyebab sistemik penyakit katarak pada mata adalah :

  1. Diabetes
  2. Kelainan metabolic lain (termasuk galaktosemia, penyakit Fabry, hipokalsemia)
  3. Obat-obatan sistemik (terutama steroid, klorpromazin)
  4. Infeksi (rubella congenital)
  5. Distrofi miotonik
  6. Dermatitis atopic
  7. Sindrom sistemik (Down, Lowe)
  8. Kongenital termasuk katarak turunan
  9. Radiasi sinar X

Gejala Katarak

Gejala penyakit katarak pada mata adalah :

Suatu opasitas pada lensa mata :

  1. Menyebabkan hilangnya penglihatan tanpa rasa nyeri
  2. Menyebabkan rasa silau
  3. Dapat mengubah kelainan refraksi

Pada bayi, katarak dapat mengakibatkan ambliopia (kegagalan perkembangan penglihatan normal) karena pembentukan bayangan pada retina buruk. Bayi dengan dugaan katarak atau denga riwayat keluarga katarak congenital harus dianggap sebagai  masalah yang penting oleh spesialis mata. Tajam penglihatan berkurang sebagai tanda dari katarak padamata. Pada beberapa pasien tajam penglihatan yang diukut diruangan gelap mungkin tampak memuaskan, sementara bila tes tersebut dilakukan dalam keadaan terang maka tajam penglihatan akan menurun sebagai akibat dari rasa silau dan hilangnya kontras.

Penyakit katarak pada mata terlihat hitam terhadap refleks fundus ketika mata diperika dengan oftalmokskopi direk. Pemeriksaan slit lamp memungkinkan pemeriksaan katarak sebagai rinci dan identifikasi lokasi opasitas dengan tepat. Katarak terkait usia biasanya terletak di daerah nucleus, korteks, ata subkapsular. Katarak terinduksi steroid umumnya terletak di subkapsular posterior. Tampilan lain yang menandakan penyebab kular katarak dapat ditemukan, sebagai contoh deposisi pigmen pada lensa menunjukkan inflamasi sebelumnya atau kerusakan iris menandakan trauma mata sebelumnya. Pemeriksaan penunjang jarang diperlukan keecuali bila terdapat dugaan penyakit sistemik yang harus dieksklusi atau katarak telah terjadi sejak usia muda. Meski telah banyak usaha yang dilakukan untuk memperlambat progresivitas atau meencegah terjadinya katarak, tatalaksana masih tetap dengan pembedahan.

Tipe Katarak

Penyakit katarak mata terbagi menjadi beberapa tipe, yakni adalah :

  1. Penyakit katarak nuklear
    Pada beberapa derajat nuklear skelrosis dan juga penguningan yang terjadi biasanya dianggap normal pada pasien dewasa setelah mereka mulai melewati usia menengah. Dan secara umum, keadaan seperti ini biasanya hanya akan sedikit mengganggu fungsi dari penglihatan. Dan sklerosis serta penguningan dalam jumlah yang tinggi biasanya dianggap sebagai penyakit katarak mata nuklear yang bisa mengakibatkan terjadinya kekeruhan sentral. Tingkatan dari skelrosis, penguningan dan juga kekeruhan yang terjadi biasanya dievaulasi dengan menggunakan slit lamp dengan secara oblik dan juga melakukan pemeriksaan secara refleks merah dengan menggunakan pupil dilatasi. Jika sudah lanjut, nukleus yang berwarna cokelat dan juga dengan tingkat konsistensinya yang keras.
  2. Katarak kortikal
    Perubahan yang terjadi pada komposisi ion yang ada pada korteks lensa dan juga suatu perubahan pada hidrasi dibagian serabut lensa bisa mengakibatkan terjadinya kekeruhan krotikal. Gejala penyakit katarak kortikal ini baisanya banyak ditemukan pada silau akibat dari suatu sumber cahaya fokal, misalnya adalah seperti lampu mobil. Monokilar diplopia juga bisa saja dijumpai. Pada tanda pertama biasanya pembentukan penyakit katarak kortikal akan terlihat dengan menggunakan slitlamp sebagai salah satu vakuola dan juga celah air pada bagian korteks anterioir dan juga posterior.
  3. Katarak posterior subkapsular
    Pada jenis penyakit katarak ini biasanya akan banyak dijumpai pada pasien dengan usia lebih muda dibandingkan dengan penyakit katarak nuklear atau juga jenis penyakit kortikal. PSCs yang terletak pada bagian lapisan kortikal posterioir dan juga biasanya aksial. Indikasi yang paling pertama terjadi dari suatu pembentukan PSC adalah bentuk silauan warna yang terlihat samar dibagian lapisan kortikal posterioir yang baisanya akan terlihat dengan menggunakan slitlamp. Pada pasien biasanya akan sering mengeluhkan penglihatan yang silau dan kurang baik pada keadaan cahaya saat terang karena PSC akan menutupi bagian pupil disaat miosis akibat dari sinar cahaya yang terang, akomodasi, atau juga miotikum. Penglihatan yang dekat dan lebih jelek biasanya akan terjadi lebih jelek dibandingkan dengan penglihatan jauh. Dan pada beberapa pasien juga akan mengalami masalah monokular diplopia.

Itulah informasi mengenai penyakit mata katarak, penyebab katarak, dan gejala serta tipe katarak mata. Semoga informasi mengenai penyakit katarak mata ini bisa bermanfaat untuk Anda semua.

Penyakit Katarak Pada Mata

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Katarak Mata

Katarak Mata – Katarak mata adalah penuurnan progresif kejernihan lensa. Lensa menjadi keruh atau berwarna putih abu-abu dan ketajaman penglihatan berkurang. Katarak terjadi apabila protein pada lensa yang secara normal tranpasarn terurai dan mengalami koagulasi pada lensa. Sebagian besar penyakit mata katarak yang disebut dengan katarak senilis. Katarak juga dapat terjadi pada usia berapa saja setelah trauma lena infeksi mata, atau pajanan terjuadap radiasi atau obat tertentu. Janin yang terpajan virus rubella dapat mengalami katarak mata. Individu yang mengalami iabetes melitus jangka panjang sering mengalami katarak yang kemungkinan besar disebabkan oleh gangguan aliran darah ke mata dan perubahan penanganan dan metabolisme glukosa.

Katarak Mata

Katarak Mata

Katarak Mata

Gambaran klinis dari penyakit katarak mata adalah :

  1. Penurunan ketajaman penglihatann scara progresif
  2. Terjadinya kekaburan penglihatan, silau, dan hilangnya persepsi warna.

Diagnosis pada katarak mata adalah :

  1. Katarak didiagnosis setelah riwayat dan pemeriksaan fisik saat opasitas yang berwarna agak putih pada lensa terlihat.
  2. Pada bayi, mungkin tidak terjadi refleks merah pada pemeriksaan mata.

Pengobatan Katarak

Komplikasi pada katarak mata adalah gangguan penglihatan dapat tarjadi jika tidak diobati. Terapi obat berupa eksisi seluuh lensa dan penggantian dengan lensa buatan, ata fragmentasi lensa dengan ultrasound atau laser yang diikuti oleh aspirasi fragmen dan penggantian lensa. Teknik operasi yang dapat dilakukan untuk pengobatan penyakit katarak mata ada 4 yaitu :

  1. Teknik intraocular lens (IOL)
    Lensa mata penderita katarak diangkat,diganti dengan lensa intraocular untuk memfokuskan penglihatan. Penanaman lensa memiliki beberapa keuntungan menguangi atau menghialngan masalah omage pandangan dan persepso kedalaman yang biasa dialami oleh orang yang memakai kacamata katarak/afakia yang amat tebal. Lebih nyaman dari lensa kontak karena tetap berada di mata, tidak harus dipindahkan, dicuci atau dipasang lagi.
  2. Teknik ekstraksi katarak ( extracapsular)
    pembedah membuat potongan dimana sclera dan kornea bertemu. Dengan potongan pembedah membuka bagian depan kapsul dan memindahkan pusat yang keras (nucleus) dari lensa, dengan alat mikroskopik pembedah kemudian mengisap lensa kortek yang halus, meniinggalkan kapsul pada tempatnya.
  3. Teknik Phacoemulfsification
    Merupakan modifikasi dari teknik extracapsular. Pada pembedahan ini nucleus difragmentasikan dengan menggunakan alat osilasi ultrasonic. Fragmen inti diisap lebih kecil dari potongan yang diperlukan untuk menghilangkann kapsul dalam teknik extracapsular.
  4. Teknik penyinaran laser
    Operasi katarak dengan sinar laser saat ini masih dalam eksperimental di dunia kedokteran mata.

Tindakan operasi katarak dilakukan apabila penglihatan telah hilang sehingg amengganggu penderita dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Ada beberapa teknik oeprasi katarak. Yang pertama kali dikembangkan adalah teknik intracapsular cataract extraction (ICCE). Dengan teknik ini, semua lenda yang terkena katarak, termasuk kapsulnya, diangkat dengan jalan pembedahan. Hingga tahun 1960 hanya itulah teknik operasi katarak yang tersedia.

Setelah itu, dunia kedokteran mata mengenal teknik extrracapsular cataract extraction (ECCE). Dengan teknik ini, lensa mata dikeluarkan secara manual setelah kapsul lensanya dibuka. Mata terlebih dulu disuntik, kemudian sepertiga bola mata dikeluarkan, lalu kataraknya dikeluarkan. Teknik ini membutuhkan syatan yang lebar sehingga penyembuhannya lebih lama.

Kini teknik-teknik itu telah ditinggalkan dengan lahirnya teknik fakoemulsifikasi. Dengan teknik Phaco, operasi katarak dijalankan dengan cukup dengan bius lokal atau menggunakan tetes mata anti nyeri pada kornea (selaput bening mata) dan tanpa menjalani rawat inap. Sayatan sangat minimal sekitar 2,7 m. Lensa mata yang keruh dihancurkan (Emulsifikasi) dengan menggunakan jarum tip yang berhubungan dengan mesin fakoemulasifikasi. Jarum tip ini bisa diatur bergerak maju mundur maupun ke samping kiri dan kanan. Kemudian disedot (fakum) dan diganti dengan lensa buatan yang telah dikukur kekuatan lensanya dan ditanam secara permanen. Teknik bedah katarak dengan sayatan kecil in hanya memerlukan waktu 10 menit disertai waktu pemulihan yang lebih cepat.

Inovasi terakhir sudah dirasa memberikan banyak keuntungan dan soluis dalam mengatasi berbagai problema katarak yang dirasakan pasien maupun dokter. namun itu bukanlah titik berkenti lahirnya sebuah inovasi baru.

Menurut Prof. Dr. Istiantoro, SpM, salah satu teknik pembedahan katarak terkini adalah Femtosecond Cataract Surgery, dimana operasi penggantian lensa mata dilakukan tanpa syatan dari pisau bedah melainkan dengan menggunakan laser. Melalui teknik ini, sayatan aka jauh lebih akurat, luka sayatan sangat minimal 1,8-2,-0 mm dan proses operasi dapat dilakukan dengan cepat. Selain itu masa penyembuhan hanya memerlukan waktu 1-2 hari dan tanpa ada insiden berdarah-darah ataupun mengharuskan memakai perban seusainya.

Satu lagi operasi katarak modern dengan menggunakan platfrom operasi 3D sehingga dapat memberikan visualisasi 3D, sayatan kornea dan fragmnetasi lensa pun dapat dilakukan dalam satu langkah.

Layar sentuh intuitifnya dengan interfase grafis mempermudah prosedur operasi serta pencitraan yang dihasilkan memungkinkan dokter untuk memperhitungkan ukuran, bentuk dan lokasi setiap sayatan dengan lebih tepat.

Femtophaco, demikian alat ini disebut, memungkinkan operasi dilakukan tanpa alat harus menyetuh mata atau yang disebut dengan no-touch procedure/treatment. Setelah mata diberikan obat bius tetes, alat akan diarahkan ke arah kornea mata dan sinar laser dari alat tersebut akan diaplikasikan ke kornea mata untuk melakukan koreksi. Dengan teknologi 6 dimensi, alat tersebut dapat mengikuti gerakan mata dari segala arah sehingga tingkat akurasi jauh lebih tinggi. Luka sayatan yang dihasilkan laser excimer terbaru tersebut sangat kecil yaitu 0,54 mm dan proses operasi hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk kedua mata.

Apabila tidak terjadi gangguan pada kornea, retina, saraf mata atau masalah mata lainnya, tingkat keberhasilan dari operasi katarak cukup tinggi, yaitu mencapai 95% dan kasus komplikasi saat maupin pasca operasi juga sangat jarang terjadi.

Katarak Mata

 

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Katarak

Cara Mengatasi Katarak – Penyakit katarak biasanya akan berjalan perlahan-lahan namun lama kelamaan akan menyebabkan kehilangan dari kefokusan dalam menangkap suatu benda atau cahaya yang semakin lama semakin berkurang bahkan pandangan terhadap suatu benda tidak dapat dilihat secata menyeluruh dalam arti penglihatan kabur. Memang pada umumnya katarak dapat mendera seseorang ketika memasuki usia diatas 50 tahun.

Cara Mengatasi Katarak

Cara Mengatasi Katarak

Penyakit Katarak

Sebagian besar masyarakat berpendapat apabila seseorang dinyatakan memiliki penyakit mata katarak, jalan pertama yang ditempuh adalah dengan melakukan operasi pengangkatan lensa mata yang sudah keruh (katarak) dan kemudian menggantinya dengan lensa buatan. Namun sebenarnya ada cara lain yang dapat ditempuh apabila seseorang terdeteksi memiliki katarak mata, cara yang paling efektif, sederhana dan tradisional juga dapat menjadi penolong bagi seseorang yang ingin mengobati mata katarak, meskipun cara tradisional membutuhkan waktu yang cukup lama, namun dapat mencapai hasil yang lebih baik daripada dengan cara operasi, berapa banyak pasien yang telah menjalani operasi dari suatu macam penyakit, namun kemudian beberapa waktu berikutnya timbul kembali penyakit tersebut.

Obat Katarak

Beberapa macam herbal yang dapat digunakan untuk meringankan, cara mengatasi katarak dan mengobati katarak, yakni :

  1. 50 gr kacang kapri kemudian direbus dengan air 500 cc sampai mendidih dan tersisa air 250 CC, saring, minum ketika hangat dan kacang kapri dimakan seperti biasa.
  2. Minum jus wortel setiap hari 1 gelas pada pagi dan malam hari
  3. Bakar atau rebus 2-3 siung bawang putih yang telah dikupas kulitnya, kemudian kunyah secara perlahan, ambil sari yang keluar dari bawang putih dan telan. Bawang putih juga sangat dipercaya dapat membantu membersihkan kristal-kristal di lensa mata.
  4. Gunakan beberapa bunga labu, kemudian cuci bersih dan dibuat jus atau sari minuman dari bunga labu. Balurkan pada tiap permukaan kelopak mata 2x sehari. Dengan menggunakan bunga labu dapat menghentikan pengaburan lensa mata.
  5. 1 sendok teh bubuk adas manis, 1 sendok teh ketumbar dan 1 teh gula merah. Campurkan seluruh bahan dalam 1 gelas ukuran sedang yang berisi air matang kemudian aduk rata. Sajikan dalam takaran 12 gr di pagi dan malam hari.
  6. Menurut pengobatan tradisional Timur Tengah seperti Mesir, biasanya menggunakan madu asli dan murni yang kemudian memasukkan beberapa tetesan madu tersebut pada mata katarak. Cara ini merupakan cara yang cukup efektif
  7. Kacang Almond juga bisa membantu mengatasi katarak. Caranya, haluskan 7 biji kacang dengan setengah gram lada hitam dan masukkan ke dalam setengah cangkir air, minumlah setelah ditambah dengan satu sendok teh kembang gula. Cara ini dinyatakan membantu mengembalikan kekuatan mata.
  8. Nutrisi tertentu terbukti bermanfaat dalam mengatasi katarak. Tak hanya manusia yang mengalami katarak, pada sebuah percobaan yang pernah dilakukan oleh beberapa hewan yang memiliki katarak, disebabkan karena kekurangan asam pantotenat dan asam amino, tryptophane dan vitamin B6 yang diperlukan untuk proses asimilasi tryptophane. Karena itu, pasien katarak sebaiknya mengonsumsi diet yang kaya vitamin B2 dan B6, serta vitamin B kompleks, asam pantotenat, vitamin C, D, E dan nutrisi-nutrisi lainnya

Untuk stadium awal, mungkin penyakit katarak masih bisa diobati dengan menggunakan beberapa obat herbal diatas, namun untuk penyakit mata katarak yang sudah stadium lanjut cara mengatasinya yang paling efektif dilakukan adalah dengan pembedahan katarak. Pemberian dari anestesi lokal biasanya akan diinfiltrasikan pada sekitar bola mata dan juga pada kelopak mata atau bisa juga dengan cara diberikan secara topikal. Jika kondisi sosial memungkinkan, maka pasien akan bisa dirawat sebagai salah satu kasus perawatan sehari dan juga tidak membutuhkan perawatan rumah sakit.

Operasi Katarak Mata

Operasi penyakit katarak mata bisa dilakukan dengan cara :

  1. Insis luas pada bagian perifer kornea atau sklera anterioir, dan kemudian diikuti dengan ekstraksi pada katarak ekstrakapsulaer. Kemudian insisi ini harus dijahit sebagai salah satu cara mengatasi katarak.
  2. Likuifikasi lensa yang dilakukan dengan menggunakan pribe ultrasonografi yang caranya dimasukkan lewat insisi yang lebih kecil lagi pada kornea atau juga pada sklera anterior. Biasanya cara mengatasi katarak mata ini tidak dibutuhkan suatu teknik penjahitan. Sekarang metode ini merupakan salah satu metode yang paling banyak dilakukan di negara barat.

Kekuatahn dari implan lensa intraokular yang akan digunakan dalam operasi biasanya akan dihitung sebelumnya dengan cara mengukur panjang dari mata dengan ultrasonik dan juga dari kelengkungan kornea dengan cara optik. Selain itu, kekuatan pada lensa biasanya akan dihitung sedangkan pasien tidak akan membutuhkan kacamata dalam melihat penglihatan yang jauh. Dan pilihan dari lensa ini baisanya dipengaruhi dari refraksi pada mata kontralateral dan apakah ada kayarak mata tadi membutuhkan operasi. Sebaiknya jangan biarkan pasien mengalami masalah perbedaan refraktif dibagian kedua mata Anda.

Setelah operasi dilakukan maka pasien akan diberikan obat tetes mata steroid dan juga antibiotik yang akan diberikan dalam jangka pendek. Kacamata baru juga biasanya akan diresepkan selama beberapa minggu, ketika bekas insisi sudah sembuh. Rehabilitasi secara bisual dilakukan dan persepan kacamata baru biasanya akan dilakukan dengan lebih cepat lagi dengan menggunakan metode falkomulsifikasi.

Cara Mengatasi Katarak

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Macam – Macam Katarak

Macam – Macam KatarakPenyakit katarak mata merupakan salah satu penyakit mata yang bisa menjadi penyebab kebutaan paling banyak didunia. Proses dari terjadinya penyakit katarak mata biasanya berhubungan erat dengan faktor usia lanjut. Dan selain itu juga meningkatnya usia harapan hidup juga sangat berperan dalam hal meningkatnya pasien penderita buta katarak.

Macam - Macam Katarak

Macam – Macam Katarak

Penyakit Katarak Mata

Penyakit katarak mata adalah penyakit mata yang terjadi akibat kekeruhan lensa mata. Penyakit katarak biasanya mempunyai derajat atau stadium dari kepadatan yang terjadi dengan bervariasi lagi yang bisa diakibatkan karena berbagai hal, namun berhubungan dengan terjadinya proses penuaan. Lensa merupakan salah satu struktur bikonveks, vaskular, dan juga tidak berwarna dan hampir berwarna transparan yang sempurna. Selain itu, lensa juga tidak mempunyai suatu asupan darah atau juga inervasi syaraf, dan biasanya bergantung secara penuh dengan akuos humor untuk sistem metabolisme dan juga sistem pembuangan. Lensa yang letaknya berada pada bagian belakang iris dan juga pada bagian depan korpus vitreous. Posisinya ini kemudian ditopang dengan Zonula Zinni, yang biasanya terdiri dari serabut yang kuat yang bisa melekat pada korpus siliaris.

Gangguan pada mata, seperti penyakit mata katarak memiliki macam-macam katarak, diantaranya :

1. Katarak Kongenital

Katarak kongenitalis merupakan katarak yang biasa diderita pada bayi atau anak-anak yang disebabkan oleh infeksi atau virus yang dimiliki sang ibu ketika masa kehamilan. Katarak kongenital dapat dikatakan sebagai jenis katarak turunan ( diwariskan secara autosomal dominan ) atau yang dapat disebabkan oleh :
– Infeksi kongenital, seperti campak Jerman
– Berhubungan dengan penyakit metabolik, seperti galaktosemia.

* Faktor resiko terjadinya Macam – Macam Katarak kongenitalis adalah:
– penyakit metabolik yang diturunkan
– riwayat katarak dalam keluarga
– infeksi virus pada ibu ketika bayi masih dalam kandungan.

2. Katarak Senilis

Katarak yang biasa mendera pada orang dewasa atau usia lanjut karena proses penuaan.

* Macam – Macam Katarak pada dewasa dikelompokkan menjadi:

– Katarak immatur

Pada katarak jenis ini lensa mata masih memiliki bagian yang jernih

– Katarak hipermatur

katarak yang memiliki tingkat kedua dari katarak immatur. Namun pada katarak jenis ini bagian permukaan lensa sudah melukai kapsul lensa yang dapat mengakibatkan peradangan pada struktur mata lainnya.

– Katarak matur

Katarak jenis ini merupakan katarak yang dapat dikatakan parah karena lensa mata seluruhnya keruh

Sebagian besar lensa mata akan keruh menjelang usia 60 tahun. Biasanya penderita akan mengalami gangguan pada salah satu mata dengan adanya perubahan penglihatan terutama gambar atau bayangan benda akan semakin tidak terlihat. Banyak penderita katarak yang hanya mengalami gangguan penglihatan yang ringan dan tidak sadar bahwa mereka menderita katarak.

3. Katarak Traumatik

Macam – Macam Katarak yang disebabkan oleh trauma atau kecelakaan langsung pada mata.

4. Katarak Komplikata

Katarak yang disebabkan oleh infeksi atau penyakit tertentu seperti penyakit diabetes mellitus ( kencing manis )

Operasi Katarak

Macam-macam tekhnik dalam operasi katarak. Ada 2 macam teknik yang biasa dilakukan pada operasi katarak, yaitu:

1. Fakoemulsifikasi

Fakoemulsifikasi merupakan tekhnik operasi paling modern. Pada operasi tekhnik ini hanya dengan membuka sayatan kecil sekitar 3 mm di sisi kornea mata. Kemudian pada lensa mata yang berwarna putih atau katarak akan dihancurkan menjadi kepingan dengan menggunakan getaran ultrasonik dan disedot keluar dan lensa mata akan diganti dengan lensa intra-okuler kemudian akan dimasukkan melalui sayatan kecil yang sudah dibuka. Sayatan kecil tersebut tidak kemudian dijahit kembali guna mempercepat aktivitas mata anda kembali normal. Operasi dengan cara Fakoemulsifikasi dapat menghabiskan waktu kurang lebih sekitar 30 menit.

2. Ekstraksi Katarak Ekstra Kapsuler

Ekstraksi Katarak Ekstra Kapsuler (EKEK) merupakan tekhnik operasi yang sedikit berbeda pada tehnik operasi Fakoemulsifikasi. Pada tekhnik operasi Ekstraksi Katarak atau Ekstra Kapsuler membutuhkan sayatan yang cukup besar untuk mengeluarkan dan mengganti lensa mata katarak dengan lensa mata intraokuler yang tidak dapat dilipat, kemudian sayatan tersebut dijahit kembali dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pemulihan penglihatan seseorang kembali normal.

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit katarak mata adalah dengan melakukan terapi medikamentosa, terapi medikamentosa ini dilakukan dengan tujuan untuk :

  1. Melambatkan kecepatan yang terjadi pada progresifitas kekeruhan yang terjadi pada lensa dan juga bisa mencegah rusaknya protein dan juga lemak yang bisa menyusun lensa, misalnya adalah dalam hal menstbilkan molekul pada protein dan jga denaturasi sehingga membuat pasien menjadi lebih lama untuk menikmati tajamnya penglihatan sebelum kemudian proses opasitas menjadi semakin memburuk. Contohnya adalah penggunaan obat iodine yang mempunyai kandungan efek antioksidan alami misalnya adalah seperti potassium iodine, natrium iodine, dan lainnya.
  2. Dalam membantu menjaga kondisi dari elemen mata misalnya adalah pembuluh darah dan juga pada persyarafan mata. Misalnya adalah pemberian suplemen vitamin A yang sangat berfungsi baik dan penting dalam menjaga kesehatan retina. Selain itu, pemberian dari vitamin B yang bisa berfungsi baik dalam menjaga kondisi syaraf. Dan pemberian vitamin C yang bisa berfungsi penting dalam menjaga kondiis pembuluh darah. Misalnya adalah pemberiajn ascorbic acid, dan memberikan vitamin E.

Macam – Macam Katarak

 

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Mata Katarak

Penyebab Mata Katarak – Banyak kasus mengenai katarak mata, namun tidak ketahui secara pasti dan detail penyebab dari mata katarak, berbeda dengan penyakit mata lainnya. Sebagian besar penyebab mata katarak terjadi karena proses degeneratif dengan bertambahnya usia seseorang. Katarak biasanya akan muncul pada usia lanjut. Menurut data statistik menunjukkan bahwa lebih dari 90 % orang berusia di atas 65 tahun menderita katarak, dan 55 % seseorang yang memasuki usia 75-85 tahun kekuatan atau daya penglihatannya semakin berkurang akibat katarak. Katarak merupakan suatu penyakit mata yang sangat berbahaya bahkan sampai menimbulkan kebutaan total.

Penyebab Mata Katarak

Penyebab Mata Katarak

Penyakit Katarak Mata

Penyakit Katarak itu sendiri diartikan sebagai suatu gangguan mata pada lensa mata ( bola mata hitam menjadi putih ) sehingga menyebabkan cahaya tidak dapat masuk melalui retina mata. Mata katarak dapat dilihat adanya warna putih pada bola mata bagian tengah. Katarak akan berkembang dan mempengaruhi penglihatan seseorang dalam jangka waktu 3-5 tahun kemudian, seseorang baru akan menyadari penyakitnya setelah memasuki stadium kritis.

 Gejala Katarak

Gejala-gejala katarak diawali dengan :

1. Terjadi pada usia lanjut sekitar usia 50 tahun keatas
2. Gatal-gatal pada mata
3. Sering keluar air mata
4. Penglihatan kabur pada malam hari
5. Tidak dapat menahan sinar lampu atau kilau cahaya yang langsung menembus mata
6. Penderita akan merasa seperti melihat awan di depan penglihatannya, menutupi lensa mata
7. Bila sudah mencapai tahap akhir atau stadium lanjut penderita katarak akan kehilangan penglihatannya.

Selain itu perlu diketahui penyakit katarak tidak hanya diderita oleh seseorang yang berusia lanjut, akan tetapi katarak dapat terjadi pada bayi bila sang ibu terindentifikasi virus pada saat mengandung,

Penyebab Mata Katarak

Penyebab Mata Katarak meliputi :

1. Faktor keturunan

Penyebab Mata Katarak Faktor keturunan akan gen sering kali menjadi salah satu penyebab terjadinya suatu penyakit turunan

2. Cacat bawaan sejak lahir

Kebiasaan seorang ibu ketika masa kehamilan kurang menjaga kebersihan diri dan kesehatan lainnya

3. Masalah kesehatan, misalnya diabetes.

Bila sang ibu memiliki riwayat suatu peyakit seperti diabetes, karena penderita diabetes cenderung lebih menyukai makanan dan minuman yang serba manis. Bahkan terkadang pola makan seorang wanita yang sedang hamil nafsu makan akan meningkat tajam.

4. Penggunaan obat tertentu, khususnya steroid.

Ada beberapa wanita yang ketika dalam masa kehamilan suka mengkonsumsi obat-obat medis tertentu, misalnya untuk menjaga janin, obat penenang dsb. Obat-obatan medis mungkin memberi efek baik bagi tubuh anda namun tak menutup kemungkinan berakibat buruk pada bayi ketika lahir.

5. Mata tanpa pelindung terkena sinar matahari dalam waktu yang cukup lama

Bila anda sering berpergian atau dalam masa kehamilan anda masih beraktivitas, disarankan untuk menggunakan kacamata pelindung untuk melindungi mata anda dari sinar matahari yang terik khususnya pada siang hari. Karena ibu hamil lebih sensitif.

6. Operasi mata sebelumnya

Mungkin anda pernah melakukan operasi mata sebelumnya. Jalan operasi bukanlah satu-satunya solusi dari penyembuhan suatu penyakit, terkadang operasi yang pernah dilakukan sebelumnya akan memberi dampak negatif setelah beberapa waktu lamanya akan timbul kembali rasa sakit tersebut.

7. Trauma (kecelakaan) pada mata

Rasa trauma yang pernah terjadi mungkin pernah mengalami suatu kecelakaan hingga melukai mata anda.

Penyebab Mata Katarak lainnya yang mempercepat pembentukan mata katarak, adalah :

a. Faktor lingkungan

Keadaan suatu lingkungan mempengaruhi manusia dalam tingkat kesehatan tubuh dan organ tubuh anda lainnya, seperti mata. Contoh kongkret yang dapat dipelajari adalah rokok, asap rokok juga dapat membuat mata perih, berair karena asap rokok yang mengenai mata akan masuk ke retina dan pupil mata. Debu pada lingkungan yang kurang terawat dan bahan beracun lainnya.

b. Cedera mata

Suka mengucek mata dengan tangan yang belum tentu bersih dapat menyebabkan mata mudah memerah, berair sehingga membuat mata mudah luka atau yang biasa dikenal masyarakat luas dengan ” sakit mata” yang ditandai terus-menerus mengeluarkan cairan mata, mata menjadi perih dsb

c. Penyakit metabolik (misalnya diabetes)

Adanya suatu penyakit yang diderita juga dapat menimbulkan penyakit mata lainnya. Diabetes yang gejalanya dan penyebabnya karena kadar gula dalam darah yang tidak terkendali membuat aliran darah dan oksigen keseluruh bagian tubuh tersendat tak terkecuali mata.

d. Obat-obat tertentu (misalnya kortikosteroid)

Pengaruh obat-obatan medis juga dapat memberikan dampak negatif bagi mata anda, tak hanya mata namun bagian organ tubuh yang lebih mudah diserang adalah ginjal. Disarankan apabila anda menderita suatu penyakit cobalah dengan mengkonsumsi bahan herbal yang memang sudah diakui khasiatnya tanpa menimbulkan efek samping negatif karena herbal dapat dikonsumsi dalam jangka panjang.

Faktor yang mempengaruhi terjadinya katarak adalah:

– kadar kalsium darah yang rendah
– diabetes
– pemakaian kortikosteroid jangka panjang
– berbagai penyakit peradangan dan penyakit metabolik.
– faktor lingkungan (trauma, penyinaran, sinar ultraviolet).

Hingga saat ini pencegahan penyakit katara mata senilis masih belum bsia dicegah karena penyebab yang muncul adalah akibat faktor usia. Namun Anda bisa melakukan pencegahan terhadap suatu hal yang bisa menjadi resiko semakin beratnya kondisi dengan cara mengontrol penyakit sistem metabolik dan juga mencegah terjadinya paparan lansung pada sinar ultraviolet dengan menggunakan kacamata yang gelap dan juga yang lain sebagainya.

Penyebab Mata Katarak

Posted in Katarak | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment